SIRAH NABAWIYAH: Penaklukan Benteng ash-Sha’b bin Mu’adz (Tentang Bani Aslam)

Sirah Nabawiyah

Sirah Nabawiyah

Ash-Sha’b adalah benteng kedua yang kekuatan dan kekokohannya di bawah benteng Na’im.1 Kaum muslimin menyerang di bawah komando al-Hubab bin al-Mundzir al-Anshari dan mengepung benteng itu selama tiga hari. Pada hari ketiga Rasulullah berdo’a secara khusus untuk penaklukan benteng ini.2

Ibnu Ishaq meriwayatkan, “Beberapa orang dari Bani Aslam mendatangi Rasulullah dan berkata, ‘Kami benar-benar sudah berusaha, tapi apa daya kami tidak mampu.’ Rasulullah pun berdo’a, ‘Ya Allah! Engkau Maha mengetahui keadaan mereka, mereka tidak memiliki kekuatan dan aku pun tidak memiliki sesuatu yang bisa kuberikan kepada mereka. Taklukkanlah benteng yang paling kaya dan paling melimpah bahan makanannya ini untuk mereka.’ Kemudian berangkatlah mereka dan Allah menaklukkan benteng itu untuk mereka. Tidak ada di Khaibar benteng yang lebih banyak dan melimpah makanan dan lemaknya dari pada benteng Sha’b ini.”3

Ketika Nabi menyeru kaum muslimin untuk menyerbu benteng setelah beliau berdo’a, Bani Aslam berada di barisan terdepan dalam penyerangan itu. Terjadilah perang tanding dan pertempuran sengit di depan benteng itu. Kemudian benteng itu dapat dikuasai pada hari itu juga sebelum matahari terbenam. Kaum muslimin menemukan beberapa meriam dan kendaraan perang.4

Faedah tentang Bani Aslam:5

Di dalam perjalanan menuju Madinah, Nabi bertemu dengan Buraidah bin al-Hashib al-Aslami yang membawa serta bersamanya 80 keluarga. Dia menyatakan keislamannya bersama mereka. Rasulullah melakukan shalat Isya, lalu mereka bermakmum dengan beliau. Buraidah tinggal menetap di kampung halamannya hingga seusai perang Uhud, barulah mendatangi Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam.

Dari Abdullah bin Buraidah bahwasanya Nabi selalu optimis dan tidak pernah merasa sial karena satu hal tertentu. Suatu ketika Buraidah berangkat bersama 70 orang penunggang kuda dari sukunya, Bani Sahm. Lalu dia bertemu Nabi, lantas beliau bertanya kepadanya, “Dari marga apa kamu?” Dia menjawab, “Aslam.” (yang berarti selamat) Beliau berkata kepada Abu Bakar, “Kita telah selamat.”

Kemudian beliau berkata lagi, “Dari suku apa?” Dia menjawab, “Suku Sahm.” (yang berarti jatah) Beliau berkata (kepada Abu Bakar), “Kalau begitu, telah keluarlah Sahmmu6 (bagian dari perolehan ghanimah uhud).”

(Diselesaikan tulisan ini ketika hujan turun di Wisma Imam Bukhari, di kota Padang Sumatera Barat).

Penyusun: Abu Aslam bin Syahmir Marbawi.

Footnote:

  1. Benteng Sha’b dan benteng Na’im adalah benteng yang ada di Khaibar. Lihat buku “Perjalanan Hidup Rasul yang Agung Muhammad” karya Syaikh Shafiyyurrahman al-Mubarakfuri, Penerbit Darul Haq (halaman 547-548, pembahasan tentang Perang Khaibar dan Wadil Qura). Lihat kitab “Ar-Rahiiqul Makhtuum” karya Syaikh Shafiyyurrahman al-Mubarakfuri terbitan al-Jaami’ah as-Salafiyyah al-Hind (halaman 308).
  2. Lihat buku “Perjalanan Hidup Rasul yang Agung Muhammad” karya Syaikh Shafiyyurrahman al-Mubarakfuri, Penerbit Darul Haq (halaman 551). Lihat kitab “Ar-Rahiiqul Makhtuum” karya Syaikh Shafiyyurrahman al-Mubarakfuri terbitan al-Jaami’ah as-Salafiyyah al-Hind (halaman 309).
  3. Ibnu Hisyam –secara ringkas- II/332. Lihat buku “Perjalanan Hidup Rasul yang Agung Muhammad” karya Syaikh Shafiyyurrahman al-Mubarakfuri, Penerbit Darul Haq (halaman 551). Lihat kitab “Ar-Rahiiqul Makhtuum” karya Syaikh Shafiyyurrahman al-Mubarakfuri (halaman 310).
  4. Lihat buku “Perjalanan Hidup Rasul yang Agung Muhammad” karya Syaikh Shafiyyurrahman al-Mubarakfuri, Penerbit Darul Haq (halaman 551). Lihat kitab “Ar-Rahiiqul Makhtuum” karya Syaikh Shafiyyurrahman al-Mubarakfuri (halaman 310).
  5. Usdul Ghabah, I/209. Lihat buku “Perjalanan Hidup Rasul yang Agung Muhammad” karya Syaikh Shafiyyurrahman al-Mubarakfuri, Penerbit Darul Haq (halaman 246-247).
  6. Jatahmu.

Posted on Juni 12, 2012, in SIRAH and tagged , , , , , , . Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: