TIDUR SETELAH SHALAT ASHAR

Pertanyaan, “Ada orang yang bilang bahwa tidur setelah mengerjakan shalat Ashar hukumnya haram. Benarkah itu?”

Jawaban Lajnah Da’imah, “Tidur setelah shalat Ashar adalah kebiasaan yang dilakukan oleh sebagian orang. Hukumnya adalah boleh karena hadits-hadits mengenai larangan tidur setelah Ashar tidaklah tergolong hadits yang shahih.”

Fatwa di atas ditandatangani oleh Syaikh Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz selaku ketua Lajnah Da’imah, Abdullah bin Ghadayan, Shalih al-Fauzan, Abdul Aziz alu Syaikh, dan Bakr Abu Zaid masing-masing sebagai anggota.

(Fatawa Lajnah Da’imah yang dikumpulkan oleh Syaikh Ahmad bin Abdurrazzaq ad-Duwaisy, jilid 26 kitab al-Jami’ hlm. 147-148, terbitan Ulin Nuha lil Intaj, Kairo).

Catatan: Diambil dari tulisan Ustadz Aris Munandar (semoga Allah menjaganya) dalam majalah al-Furqon edisi 10 tahun ke-10 Jumada Ula 1432 (April 2011).

Perhatikan! Hadits tentang larangan tidur setelah shalat Ashar BUKAN termasuk hadits yang shahih.

Abu Aslam bin Syahmir (Artikel Muslim Sumbar)
muslimsumbar.wordpress.com

Artikel lainnya:

The Instructions of Our Prophet Muhammad

Bagaimana Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah Bersikap Kepada Musuhnya

Celaan Ulama Terhadap Ilmu Kalam

Mengenal Ulama: Syaikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin

Keutamaan-Keutamaan Shalat

Iklan

Posted on September 17, 2012, in fatwa and tagged , , , , . Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: