DI ANTARA ADAB BERTANYA

Amr bin Murrah mengatakan bahwa Umar bin al-Khaththab Radhiyallahu ‘anhu pernah menemui manusia dan mengatakan, “Adalah memberatkan kami jika kalian bertanya tentang sesuatu yang belum terjadi. Sungguh, yang telah terjadi saja sudah membuat kami sibuk.”

Diriwayatkan dari Abdullah bin Umar Radhiyallahu ‘anhuma bahwa beliau mengatakan, “Janganlah kalian bertanya tentang sesuatu yang belum terjadi. Sungguh, aku mendengar Umar Radhiyallahu ‘anhu melaknat orang yang bertanya tentang hal seperti itu.”

Apabila Zaid bin Tsabit Radhiyallahu ‘anhu ditanya tentang sesuatu, ia bertanya, “Apakah itu sudah terjadi?” Jika dijawab, “Belum,” beliau mengatakan, “Biarkan sampai hal itu terjadi dulu.”

Masruq Rahimahullah pernah mengisahkan bahwa dia pernah bertanya kepada Ubay bin Ka’b Radhiyallahu ‘anhu tentang suatu hal. Ubay bertanya, “Apakah hal itu sudah terjadi?” Masruq menjawab, “Belum.” Ubay Radhiyallahu ‘anhu menukas, “Kalau begitu, jangan bebani kami sampai hal itu terjadi. Apabila hal itu benar-benar terjadi, baru kami akan berijtihad untukmu.”

(Jami’ al-‘Ulum wal Hikam halaman 123-124).1

Abu Aslam bin Syahmir

Footnote:

  1. Majalah Asy-Syari’ah Vol. VIII/No. 86/1433 H/2012 halaman 1.

Artikel Muslim Sumbar.

Posted on November 29, 2012, in ADAB and tagged , . Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: