KEBAIKAN-KEBAIKAN KERAJAAN ARAB SAUDI

saudi indonesiaKEAMANAN DI NEGERI SAUDI

Syaikh Muqbil bin Hadi -Rahimahullah- berkata:

Sesudah ini -semoga Allah menjaga kalian semuanya- aku merasa kagum tatkala aku dipindahkan ke Makkah. Ketika aku di Yaman ada empat penjaga pintu, dalam keadaan seperti ini kami tidak merasa aman di rumah kami siang dan malam.

Dan aku berada di hotel Darul Azhar di Makkah, dalam waktu beberapa malam aku tidak bisa tidur, maka aku keluar ke Masjidil Haram di tengah malam seorang diri, aku merasakan kenikmatan, kelapangan, dan kelezatan yang tidak ada bandingannya, aku keluar sendirian -walhamdulillah-, aku berjalan, thawaf, shalat, dan tinggal selama yang aku mampu, kemudian aku pulang ke hotel.

Inilah keamanan yang tidak pernah aku saksikan di negeri manapun, sesungguhnya sebabnya adalah ISTIQAMAH di atas Kitabullah (al-Qur’an) dan Sunnah Rasulullah -Shallallahu ‘alaihi wa Sallam- dari pemerintah dan mayoritas penduduk negeri ini.1

PROYEK PEMBANGUNAN MASJID OLEH PEMERINTAH SAUDI

Syaikh Muqbil bin Hadi -Rahimahullah- berkata:

Yang lain lagi (dari kebaikan negeri ini) adalah proyek-proyek pembangunan masjid di negeri-negeri Islam dan yang lainnya, hanya saja kami nasehatkan kepada mereka jika mereka membangun masjid hendaknya diserahkan kepada Ahli Sunnah, karena jika mereka serahkan kepada -orang- Shufi maka dia justru akan mencaci pemerintah Saudi dan berkhutbah Jum’at dalam mencaci mereka, dan jika mereka serahkan kepada seorang hizbi maka dia akan manfaatkan untuk hizbiyyahnya, maka kami nasehatkan kepada mereka agar menyerahkan masjid-masjid ini kepada ahli sunnah yang mencintai pemerintahan ini dan orang-orang para pelaksananya.2

PEMERINTAH SAUDI MEMULIAKAN ULAMA

Syaikh Muqbil bin Hadi -Rahimahullah- berkata:

Di antara hal lain yang merupakan kebaikan pemerintah Saudi adalah pemuliaan mereka terhadap para ulama, bapak mereka Abdul Aziz -Rahimahullah- telah mewasiatkan hal itu, maka mereka menghormati para ulama dan memuliakannya dengan sesungguh-sungguhnya, akan tetapi di sana ada ulama su’ yang mencela pemerintah Saudi dan kadang mereka kafirkan pemerintah Saudi, maka selayaknya dipilahkan di antara orang-orang yang berilmu, mana yang berada di atas aqidah tauhid yang selayaknya dia ini dimuliakan, dan antara orang-orang yang berada di atas aqidah-aqidah bid’ah atau hizbiyyah, orang-orang hizbi ini -wahai saudara-saudara- adalah orang yang jelek, mereka mencari-cari kesempatan untuk menyerang daulah ketika mereka memiliki kesempatan, maka selayaknya orang-orang hizbi ini tidak diberi kesemptan sama sekali, dan hendaknya mereka tidak dibantu pada kebatilan mereka, Allahumma jika sebagai sarana melunakkan hati mereka jika dipandang mereka akan kembali.

Sesungguhnya pemuliaan pemerintah Saudi terhadap para ulama merupakan keutamaan mereka dan kebaikan mereka terhadap daulah mereka serta bapak mereka (Abdul Aziz) sebagai pelaksanaan wasiatnya -Rahimahullahu Ta’ala-.3

PERHATIAN PEMERINTAH SAUDI TERHADAP PARA HAJI

Syaikh Muqbil bin Hadi -Rahimahullah- berkata:

Demikian juga perhatian mereka kepada orang-orang yang berhaji dan perluasan dua masjid tanah haram (Masjidil Haram dan Masjid Nabawi) dalam keadaan Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam bersabda:
“Siapa saja yang membangun masjid Allah maka Allah akan membangunkan baginya yang semisalnya di Surga.”
(Diriwayatkan oleh Ibnu Majah dalam Sunannya 1/243, dishahihkan oleh Syaikh al-Albani).

Perhatian mereka terhadap urusan orang-orang yang haji dan penjagaan keamanan mereka, pemeriksaan di pintu-pintu Masjidil Haram, demikian juga tatkala sering terjadi kebakaran maka mereka mempersiapkan kemah-kemah yang tahan api, semoga Allah membalas mereka dengan kebaikan, dan puncak perhatian mereka adalah pesawat-pesawat terbang -tatkala kami di Mina- terbang di atas Mina dengan tujuan menjaga para haji, semoga Allah membalas mereka -dengan kebaikan- atas perhatian mereka ini.4

RUMAH SAKIT DI ARAB SAUDI DAN PEMBANGUNAN SARANA KESEHATAN OLEH PEMERINTAH ARAB SAUDI

Syaikh Muqbil bin Hadi -Rahimahullah- berkata:

Hal lain yang aku lupa; yaitu masalah rumah sakit, kami telah melihat hal yang membahagiakan kami di rumah sakit-rumah sakit -bihamdillah- di setiap lantai ada masjid (tempat shalat)nya, dan kadang-kadang ada masjid khusus untuk laki-laki dan masjid khusus untuk wanita, mereka patut disyukuri atas perhatian ini dan semoga Allah membalas mereka dengan kebaikan, kemudian sesudah itu: pembangunan rumah sakit-rumah sakit di banyak negara, mereka telah membangun sebuah rumah sakit yang besar di negeri kami Yaman di Sha’dah yang bernama Rumah Sakit as-Salam, dan membangun lagi rumah sakit yang lain yang aku lupa namanya, dan ini dengan alasan… agar pengobatan bisa gratis, penyinaran gratis, dan operasi gratis, maka mereka patut disyukuri atas hal ini, semoga Allah membalas mereka dengan kebaikan atas amalan yang agung ini yang mereka laksanakan -wallahul musta’an-.5

Disusun oleh Abu Aslam bin Syahmir

Footnote:

  1. Majalah al-Furqon edisi 1 tahun ke-7 halaman 28.
  2. Majalah al-Furqon edisi 1 tahun ke-7 halaman 30-31.
  3. Majalah al-Furqon edisi 1 tahun ke-7 halaman 32.
  4. Majalah al-Furqon edisi 1 tahun ke-7 halaman 31.
  5. Majalah al-Furqon edisi 1 tahun ke-7 halaman 33.

—–

ArtikelMuslim Sumbar

Follow: Page Muslim Sumbar, Page Abu Aslam

Posted on Oktober 31, 2013, in pemerintah and tagged , , , , . Bookmark the permalink. 1 Komentar.

  1. Masih lebih banyak kebaikan yang diberikan oleh Allah SWT terhadap kita semua.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: