SEKILAS TENTANG KEAMANAN NEGERI ARAB SAUDI

universitas madinahHal yang sangat dirasakan di negara Arab Saudi adalah nikmat keamanan. Seseorang tidak takut melakukan perjalanan jauh sekeluarga pada malam hari kecuali kepada Allah –Ta’ala-. Terminal-terminalnya jangan dibayangkan seperti di negara lain, yang sering terjadi tindak kriminal.

Alhamdulillah, semua ini merupakan nikmat dari Allah karena mereka mau menerapkan syariat Islam. Masyarakat Arab Saudi ditanamkan rasa takut kepada Allah dan rasa takut terhadap hari pembalasan, yang mempengaruhi perilaku mereka sehari-hari.

Tidaklah berlebihan juga jika kami mengatakan bahwa Arab Saudi adalah salah satu negeri paling aman di dunia saat ini. Dahulu jalur haji merupakan jalur maut karena hadangan para perampok. Saat itu perjalanan haji adalah perjalanan yang menakutkan, sehingga saat berpamitan kepada handai tolan, mereka dilepas dengan kekhawatiran tidak akan bertemu lagi.

Kondisi itu berubah setelah Raja Abdul Aziz –pendiri dinasti Saudi ketiga- menjadi penguasa jazirah Arab. Beliau menugaskan setiap kabilah untuk menjaga keamanan wilayah masing-masing. Jika sampai ada jama’ah haji yang dirampok atau dibunuh di suatu wilayah, beliau menghukum kabilah yang tinggal di wilayah itu. Sejak saat itu, jama’ah haji bisa tenang dalam menjalani perjalanan ibadah mereka.

Di sisi lain, saat banyak negara Timur Tengah dilanda gejolak dalam beberapa tahun belakangan, keamanan Arab Saudi tetap stabil, dan semoga terus demikian. Negeri ini merupakan negeri yang berbeda dengan yang lainnya. Saat pemberontakan di negara-negara tetangga dikobarkan dari mimbar-mimbar masjid, namun para khatib di Arab Saudi serentak membela dan mendo’akan kebaikan bagi Raja Abdullah dalam setiap mimbar jum’at.

Paparan ini mengingatkan kita akan janji Allah –Ta’ala- untuk para penegak tauhid, seperti dalam ayat berikut, (Allah –Ta’ala- berfirman);

الَّذِينَ آمَنُوا وَلَمْ يَلْبِسُوا إِيمَانَهُمْ بِظُلْمٍ أُولَئِكَ لَهُمُ الأمْنُ وَهُمْ مُهْتَدُونَ

“Orang-orang yang beriman dan tidak mencampurkan keimanan mereka dengan kezhaliman (syirik), mereka itulah orang-orang yang mendapat keamanan dan mereka itulah orang-orang yang mendapat petunjuk.” (QS. Al-An’am [6]: 82).

Disusun oleh Abu Aslam bin Syahmir

Rujukan: Tulisan Ustadz Abdullah Roy, MA di Majalah as-Sunnah no. 7 / Thn. XVII Dzulhijjah 1434 – Muharram 1435 H (November 2013) halaman 43-46.

Lainnya :

Persamaan Antara Khawarij Dan Syi’ah

Video : Syaikh Ali Hasan : Bahaya Syi’ah

Video : Mencintai Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam

Wahai Kaum Muslimin, Saudara-Saudara Kita Membutuhkan Bantuan! (2 Video)

Rakyat Meniru Penguasa

Di Antara Adab Bertanya

Betapa Mulianya Akhlak Teladan Kita, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam

Menyampaikan Pelajaran Dengan Jelas dan Perlahan (Sifat Pendidikan Nabi bagian 1)

Nasehat Bagi Penuntut Ilmu

—–

ArtikelMuslim Sumbar

Like: Page Muslim Sumbar, Page Abu Aslam

Bersihkan Sumatera Barat Dari Syi’ah

Posted on Maret 2, 2014, in pemerintah and tagged , , , . Bookmark the permalink. 1 Komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: