Mengenal Istri-Istri Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam (Ringkas)

1021. Khadijah binti Khuwailid –Radhiyallahu ‘anha-

Wanita pertama yang dinikahi Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam adalah Khadijah binti Khuwailid. Ia adalah wanita yang meneguhkan hati beliau saat diangkat menjadi Rasul. Ia juga wanita yang pertama kali beriman kepada beliau.

Selama Khadijah masih hidup, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam tidak pernah menikah dengan wanita lain dikarenakan kemuliaan kehormatannya di sisi beliau.

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam bersabda, “Sebaik-baik wanita penduduk dunia pada masanya adalah Maryam binti ‘Imran, dan sebaik-baik wanita dari umat ini adalah Khadijah binti Khuwailid.”1

2. Saudah binti Zam’ah al-Quraisyiyyah al-‘Amiriyyah –Radhiyallahu ‘anha-

Setelah meninggalnya Khadijah, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam menikahi Saudah binti Zam’ah, di Makkah.

Saudah meninggal dunia pada akhir-akhir masa kekhalifahan Amirul Mukminin, ‘Umar bin al-Khaththab.

3. ‘Aisyah binti Abu Bakar ash-Shiddiq –Radhiyallahu ‘anha-

Ada riwayat yang menyebutkan bahwa Nabi sudah menikahi ‘Aisyah sebelum menikahi Saudah. Akan tetapi Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam baru berkumpul dengan ‘Aisyah pada bulan Syawwal tahun 2 H.

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam belum pernah menikahi perawan selain ‘Aisyah. Tidak pernah pula turun wahyu saat beliau sedang berada dalam satu selimut dengan salah seorang dari istrinya melainkan dengan ‘Aisyah.

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam juga tidak pernah mencintai wanita lain seperti beliau mencintai ‘Aisyah.

Dari ‘Amr bin bin al-‘Ash –Radhiyallahu ‘anhu-, ia menceritakan bahwa Nabi Shallallahu ‘alaihi wa Sallam mengutusnya bersama pasukan (dalam perang Dzatus Salasil). ‘Amr bertutur, “Aku datang menemui beliau, lalu bertanya, ‘Siapakah orang yang paling engkau cintai?’ Beliau menjawab ‘’Aisyah.’ Aku bertanya lagi, ‘Yang dari kaum laki-laki?’ Beliau menjawab, ‘Ayahnya.’ Aku bertanya lagi, ‘Kemudian siapa lagi?’ Beliau menjawab, ‘’Umar bin al-Khaththab.’ Setelah itu, dia menyebut nama beberapa orang lagi.”2

Bahkan, ‘Aisyah memiliki banyak kelebihan dan keistimewaan yang disebutkan dalam al-Qur’an dan as-Sunnah. Belum pernah ditemukan di kalangan umat ini seorang wanita yang mencapai kedudukan ilmu seperti yang dimiliki ‘Aisyah.

4. Hafshah binti ‘Umar bin al-Khaththab –Radhiyallahu ‘anha-

Kemudian Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam menikahi Hafshah pada tahun 3 H.

5. Zainab binti Khuzaimah –Radhiyallahu ‘anha-

Zainab binti Khuzaimah dijuluki dengan Ummul Masakin (ibunya orang-orang miskin), karena ia suka berderma kepada mereka. Nabi Shallallahu ‘alaihi wa Sallam menikahinya setelah pernikahannya dengan Hafshah. Ia hidup bersama Nabi Shallallahu ‘alaihi wa Sallam selama dua atau tiga bulan, kemudian ia meninggal. Tidak ada seorang pun dari istri-istrinya yang meninggal semasa hidup beliau Shallallahu ‘alaihi wa Sallam kecuali dia, dan sebelumnya Khadijah.

6. Ummu Salamah Hindun binti Umayyah –Radhiyallahu ‘anha-

Kemudian Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam menikahi Ummu Salamah. Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam melamarnya sesudah masa iddahnya berlalu. Itu berarti pernikahan tersebut terjadi pada awal tahun 3 H.

7. Zainab binti Jahsy –Radhiyallahu ‘anha-

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam menikahi Zainab binti Jahsy pada bulan Dzulqa’dah tahun 5 H.

8. Juwairiyyah binti al-Harits bin Abi Dhirar al-Mushthaliqiyyah –Radhiyallahu ‘anha-

Ketika Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam memerangi kaum Juwairiyyah pada tahun 6 H di mata air bernama Muraisi’. Juwairiyyah menjadi tawanan dan masuk dalam bagian (sahab, ghanimah) Tsabit bin Qais bin Syammas, tetapi kemudian ia ingin membebaskannya dengan syarat pembayaran cicilan. Oleh sebab itu, Juwairiyyah menemui Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam dan meminta tolong agar bersedia membayarkan cicilan pembayarannya. Akhirnya, Nabi Shallallahu ‘alaihi wa Sallam pun membelinya dengan membebaskannya terlebih dahulu, baru kemudian beliau menikahinya.

9. Shafiyah binti Huyay bin Akhtab al-Israiliyyah al-Haruniyyah an-Nadhariyyah al-Khaibariyyah –Radhiyallahu ‘anha-

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam memilih Shafiyah dari harta rampasan perang Khaibar yang diperoleh kaum muslimin. Hal itu terjadi pada awal-awal tahun 7 H. Beliau membebaskannya, lalu pembebasan itu dijadikan sebagai maharnya. Setelah Shafiyah menjadi halal, di tengah perjalanan Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam berbulan madu dengan wanita itu dan mengenakan hijab kepadanya. Dengan demikian, para sahabat pun mengetahui bahwa Shafiyah sudah menjadi Ummul Mukminin.

10. Ummu Habibah Ramlah binti Abu Sufyan Shakhr bin Harb bin ‘Umayyah bin ‘Abdusy Syams al-Umawiyah –Radhiyallahu ‘anha-

Yang melamar Ummu Habibah untuk beliau adalah ‘Amr bin ‘Umayyah adh-Dhamri. Pada saat itu, Ummu Habibah sedang berkabung di Habasyah. Setelah suaminya, ‘Ubaidillah bin Jahsy, meninggal dunia.

11. Maimunah binti al-Harits al-Hilaliyyah –Radhiyallahu ‘anha-

Maimunah meninggal di Sarif, tempat Rasulullah pertama kali berbulan madu dengannya setelah pulang dari ‘Umratul Qadha’.

Disusun oleh Abu Aslam Benny Mahaputra A

Footnoote:

  1. HR. Al-Bukhari (no. 3815) dan Muslim (no. 2430).
  2. Muttafaq ‘alaihi. HR. Al-Bukhari (no. 3662) Muslim (no. 2384).

Rujukan:

  1. Sirah Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa Sallam, karya Al-Hafizh Ibnu Katsir, tahqiq Syaikh Salim bin ‘Ied al-Hilali, Pustaka Imam asy-Syafi’i.
  2. Sirah Nabi Shallallahu ‘alaihi wa Sallam, karya Imam an-Nawawi, ta’liq dan takhrij Khalid bin Abdurrahman bin Hamd asy-Syayi’, Pustaka Ibnu Umar.
  3. Buku Inilah Faktanya, karya Dr. ‘Utsman bin Muhammad al-Khamis, Pustaka Imam asy-Syafi’i.

Lainnya:

Video : Syaikh Ali Hasan : Bahaya Syi’ah

Mengenal Imam Mahdi

Keutamaan Memberikan Nafkah Kepada Keluarga

—–

ArtikelMuslim Sumbar

Like: Page Muslim Sumbar, Page Abu Aslam

Bersihkan Sumatera Barat Dari Syi’ah

Iklan

Posted on Mei 10, 2014, in SIRAH and tagged , , , , . Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: