Bahaya Zina

zinaMelihat bahwa bahaya yang ditimbulkan oleh praktik zina merupakan bahaya yang tergolong besar, dan praktik tersebut juga bertentangan dengan aturan universal yang diberlakukan untuk menjaga kejelasan nasab keturunan, menjaga kesucian dan kehormatan diri, juga mewaspadai hal-hal yang menimbulkan permusuhan serta perasaan benci di antara manusia disebabkan pengrusakan terhadap kehormatan istri, putri, saudara perempuan dan ibu mereka. Dan ini jelas akan merusak tatanan kehidupan.

Melihat hal itu semua, pantaslah bahaya praktik zina itu –bobotnya- setingkat di bawah praktik pembunuhan. Oleh karena itu, Allah Ta’ala menggandeng keduanya di dalam al-Qur’an dan juga Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam dalam keterangan hadits beliau.

Al-Imam Ahmad berkata, “Aku tidak mengetahui sebuah dosa –setelah dosa membunuh jiwa- yang lebih besar dari dosa zina.”

Allah Ta’ala berfirman,

وَلَا تَقْرَبُوا الزِّنَا إِنَّهُ كَانَ فَاحِشَةً وَسَاءَ سَبِيلًا

“Dan janganlah kamu mendekati zina, sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji (fahisyah) dan suatu jalan yang buruk.” (Al-Isra’: 32).

Allah Ta’ala menjelaskan tentang kejinya praktik zina dan kata “fahisyah” maknanya adalah perbuatan keji atau kotor yang sudah mencapai tingkat yang tinggi dan dapat diakui kekejiannya oleh setiap orang berakal bahkan oleh sebagian banyak binatang, sebagaimana disebutkan oleh sebagian binatang, sebagaimana disebutkan oleh al-Bukhari dalam Shahihnya dari Amr bin Maimun al-Audi, dia berkata, “Aku pernah melihat –pada masa jahiliyah- seekor kera jantan yang berzina dengan seekor kera betina. Lalu datanglah kawanan kera mengerumuni mereka berdua dan melempari keduanya sampai mati.”1

Allah Ta’ala juga memberitahukan bahwa praktik zina adalah seburuk-buruk jalan, karena zina merupakan jalan kebinasaan, kehancuran dan kehinaan di dunia, siksaan dan adzab di akhirat nanti.

Rujukan: Buku “Jangan Dekati Zina” karya al-Imam Ibnul Qayyim al-Jauziyyah.

Abu Aslam Benny Mahaputra A

Footnote:

  1. Diriwayatkan oleh al-Bukhari, no. 3849.

—–

ArtikelMuslim Sumbar

Like: Page Muslim Sumbar, Page Abu Aslam

Bersihkan Sumatera Barat Dari Syi’ah

Iklan

Posted on Mei 18, 2014, in maksiat and tagged , , . Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: