Keutamaan Puasa Ramadhan

pemandangan-pantaiNabi Shallallahu ‘alaihi wa Sallam bersabda, “Puasa adalah tameng dari api neraka, seperti tameng salah seorang dari kalian dalam peperangan.”1

Nabi Shallallahu ‘alaihi wa Sallam bersabda, “Siapa saja berpuasa satu hari di jalan Allah, maka dengan satu hari itu Allah akan menjauhkan wajahnya dari neraka selama (perjalanan) tujuh puluh tahun.”2

Nabi Shallallahu ‘alaihi wa Sallam bersabda, “Siapa saja berpuasa Ramadhan dengan iman dan berharap pahala dari Allah3 niscaya diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.”4

Dari Abu Abdillah Jabir bin Abdillah al-Anshari, bahwasanya seseorang bertanya kepada Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam: “Bagaimana pendapatmu jika aku melaksanakan shalat-shalat fardhu, berpuasa Ramadhan, menghalalkan yang halal, mengharamkan yang haram, dan aku tidak menambah sedikit pun atas hal itu, apakah aku akan masuk surga?” Beliau menjawab: “Ya.”5

Hadits di atas menunjukkan bahwa orang yang mencukupkan untuk mengerjakan perkara yang wajib dan meninggalkan yang haram maka dia akan masuk surga. Akan tetapi, siapa saja meninggalkan perkara-perkara yang sunnah dan tidak mengerjakannya sedikit pun maka dia telah rugi besar, tidak mendapat pahala yang banyak. Orang yang semacam itu kurang agamanya dan cacat kepribadiannya.6

Selesai.

8 Ramadhan 1435 / 6 Juli 2014, di Kota Tercinta, Kota Padang, Sumatera Barat, Ranah Minang.

Abu Aslam Benny Mahaputra A

Rujukan:

  1. Buku Panduan Praktis Puasa, Kompilasi 4 Ulama (Abu Bakar Jabir al-Jaza-iri, Masyhur Hasan Salman, Abu Malik Kamal as-Sayyid Salim, Dr. Sa’id Ali Wahf al-Qahthani). Terbitan Pustaka Ibnu Umar.
  2. Buku Panduan Lengkap Puasa Ramadhan Menurut al-Qur’an dan as-Sunnah karya Syahrul Fatwa bin Luqman & Yusuf bin Mukhtar as-Sidawi. Terbitan Pustaka al-Furqon.

Footnote:

  1. Shahiihul Jaami’ (no. 3879).
  2. Muttafaq ‘alaihi: Al-Bukhari (no. 2840) dan Muslim (no. 1153).
  3. Yang dimaksud iman di sini adalah berkeyakinan tentang fardhunya puasa. Yang dimaksud ihtisab adalah mencari dan mengharap pahalanya dari Allah Ta’ala. Lihat Fathul Baari, kitab ash-Shaum, bab Man Shaama Iimaanan wahtisaaban.
  4. Muttafaq ‘alaihi: Al-Bukhari (no. 38) dan Muslim (no. 760).
  5. HR. Muslim no. 15.
  6. Al-Mufhim Lima Asykala Min Talkhis Kitab Muslim 1/166 al-Qurthubi.

—–

ArtikelMuslim Sumbar

Like: Page Muslim Sumbar, Page Abu Aslam

Bersihkan Sumatera Barat Dari Syi’ah

Posted on Juli 6, 2014, in puasa, ramadhan and tagged , , . Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: